Kebetulan n Kebutuhan

Kamu percaya pada kebetulan. Saya tidak. Saya percaya bahwa selalu ada benang merah yang menghubungkan setiap pertemuan antar satu individu dengan lainnya. Meskipun sosok yang kita temui kerap berbeda, namun pesannya tetap sama, pembelajaran.

Ingin sekali saya mengerti saya semudah menaiki anak tangga. Tepi yah, saya pun pernah berujar pada seorang teman, “Waktu seumur hidup pun tidak akan pernah cukup untuk mempelajari seseorang. Termasuk diri sendiri.”

Mengecap diri sebagai pribadi yang kurang beruntung adalah tidak bersyukur. Makanya belakangan saya kurangi ritme mengumpat dipojok kamar.

Belakangan saya kerap membuka jendela yang membawa saya pada pertemuan dengan pribadi-pribadi yang mempesona. Beberapa wajah dengan aura kebijaksanaan yang kuat meski banyak yang mengendapkan hostile dalam dirinya. Yang pasti tidak sedikit pribadi-pribadi cerdas yang saya temui. Hohoho. Yap, benar setiap pertemuan meninggalkan kesan yang berbeda.

Hmm… Jika segala yang terjadi bukanlah sebuah kebetulan, maka saya sangat tertarik untuk menelisik makna dari setiap pertemuan, kejadian bahkan pergerakan. Hahaha. Jika saya bisa memilih, saya akan lebih suka melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang paling sederhana. Tetapi, rasanya sulit sekali melepaskan hal rumit yang satu ini.

Satu tindakan benar memang tidak menjadikan seribu kesalahan menjadi benar. Tetapi, yang pasti seribu kesalahan bisa membuktikan kamu sebagai seseorang yang bodoh atau memang Sang Khalik tengah memolesmu dengan sedemikian rupa. Sudut pandang mana yang kamu pilih.

Untung saja banyak hal terjadi tidak sesuai rencana yang saya buat. You know what, it even better. Baru sore kemarin saya bertutur, “Gw dah melakukan semua dan gak nyerah gitu aja. Sekarang gw pasrah.”

And I got the answer already… Subuh man…!!! Hal yang terjadi diluar rencana, terpikir sekali pun gak pernah. Things I like… fyuuih… Bener juga tuh, sebelum bendera kuning berkibar selalu ada harapan. Keep on trying your best and don’t just give up easily…

Kita memang selalu mendapatkan yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Ya itu, kadang kita gak sadar bahwa yang kita pinta itu bukan yang kita butuhkan.

Be brave… Semangaaatt…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s