Apakah ini keputusan yang terbaik?

“Kan gak boleh nolak rejeki ty,” ucapan singkat itu kembali terngingat dalam ingatanku.

Maka, sekarang saya beranikan diri untuk menjawab:

Karena keputusan itu harus saya ambil, meski bukan karena alasan yang tepat
Karena saya harus belajar dan saya tidak menyesal…
Terima kasih ya pa buat wejangannya dan menjadikan langkah saya lebih berarti

Setiap keputusan merupakan bagian dari pembelajaran. Meski terkadang dia diambil ditengah ketergesaan, jika dia tidak disertai dengan rasa penyesalan, maka itu adalah yang terbaik. Jadi, mari sejenak menilik makna “terbaik.”

Siapa yang berhak mengukur mana yang terbaik dan mana yang buruk. Anda ataukah saya? Mengapa tidak melihatnya sebagai bagian dari pembelajaran. Tidak jarang kan, suatu keputusan yang dinilai buruk bagi satu orang menjadi keputusan terbaik bagi lainnya. Ukurlah dari seberapa besar dampaknya bagi dia yang menjalani.

Tanpa mengesampingkan tujuan, keberanian juga ikut andil dalam pengambilan suatu keputusan.

Beberapa tahun lalu, salah seorang guru saya pernah berujar, “Saya kan punya banyak bawahan ty. Masing-masing punya penalaran yang berbeda, mustahil juga menyamakan persepsi semua atau mengedepankan kepentingan semua orang. Oleh karenanya, terkadang saya perlu menggunakan otoritas saya untuk mengambil keputusan dengan tanpa melibatkan banyak orang. Selama yang saya kedepankan adalah kepentingan mayoritas.”

Hari itu saya melihat dia dari sudut pandang yang berbeda dan bangga bisa bekerja sebagai bawahannya.

Menilik lagi kebelakang, saya pernah mengomentari keputusan salah seorang teman muda yang saya jumpai dipersinggahan saya saat ini. Saya merasa dia sangat tergesa-gesa dalam keputusan untuk menuju pemberhentiannya yang berikut.

Tetapi, sekarang harus saya akui saya salah.

Karena dalam setiap keputusan terselip pembelajaran. Dia baru akan terlihat nanti. Dan kata “nanti” terkadang menjadi sangat menyebalkan karena banyaknya lubang dan kerikil yang harus kita lewati ditengah jalan yang mendaki itu.

Karena tidak ada pembelajaran yang mudah. Dia bukan proses yang mudah untuk dinikmati, namun menjanjikan perubahan yang menakjubkan bagi diri. Perubahan yang kadang tidak kita rasakan hingga seorang teman menepuk punggungmu dan tersenyum manis.

Karena tidak ada kebetulan dalam hidup. Setiap orang yang kita temui pasti menyelipkan pembelajaran bagi kita. Hanya saja, terkadang tidak ngeh akan hal itu.

Jika semua itu kamu rasakan sebagai hasil dari keputusan yang kamu ambil, baik dulu ataupun sekarang. Maka, kamu baru saja menarik hikmah dari satu kejadian dalam hidup.

Bahwa kamu merupakan manusia yang tidak lupa untuk bersyukur.
Bahwa segala tidak ada kesulitan yang berlangsung selamanya.
Bahwa kita selalu ada didalam pengawasan-Nya.
Bahwa selalu ada cukup alasan untuk selalu melangkah maju.
Bahwa kita bisa mengambil keputusan apapun.
Dan itu pasti yang terbaik, karena hanya kamu yang mengerti pertimbanganmu sendiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s