Portia, make me envi…twice

Kira2 apa ya yang dikhayalkan Shakespeare waktu nge-garap Portia, Merchant of Venice. Penciptaan karakter yang luar biasa cerdas n alur yang menawan. Portia, karakter yang bisa bikin cewe ngerasa iri. Yang gw suka, kali ini yang disuguhkan Shakespeare bukan drama romantis pake embel2 tragedi.

Buat gw yang ini lebih cerdas, me-na-rik. Untaian kata-kata yang tersusun waktu Bassanio harus milih satu diantara tiga peti buat dapetin si cantik Portia keren abis.

Ada romantisme didalemnya, ya jelas, Shakespeare getooo. Tapi, dari sudut pandang gw bukan itu yang ditekankan. Pertemanan, keadilan, kecerdikan diaduk jadi satu, melahirkan cerita yang menawan. Satu lagi bagian yang gw suka, waktu Portia nyamar jadi cowo n hadir dimuka pengadilan. Gw kutip omongan Portia yang sangat terkenal itu,

The quality of mercy is not strain’d.
It droppeth as the gentle rain from heaven
Upon the place beneath. It is twice blest:
It blesseth him that gives and him that takes.

Karena cerita ini bergenre komedi-romantis [kata wikipedia], tentu aja ada bagian lucu didalamnya. Yah, tapi dijamin lo gak bakal ngakak terpingkal2 diatas kursi or kasur.

Faith itu kan tergantung ke individu masing2. Picik aja klo cuma memandang hal2 yang gak lo suka di cerita ini, Shylock si Yahudi misalnya [karakter jahatnya]. Mungkin gw aja yang beranggapan gak suka ma sesuatu bukan berarti antipati kan. Coz buat gw, yang punya kesombongan luar biasa ini, nasihat seringkali dateng dari sosok yang paling dibenci. Denger aja gak gampang, apalagi merhati-in, wong kuping rasanya tertutup, si hatipun berkata, EGP – siapa loh?

I’m no angel, yet devil indeed – gw temuin di salah satu note yang gw bikin di 2006. I like that. Teringat satu obrolan dengan salah satu temen jauh gw, “to see and learn something from different point of view sometimes u hav2 cross every boundaries.”

Portia yang digambarin Shakespeare punya kecantikan, kekayaan, keanggunan, and yang paling gw iri tuh doi cerdas abis. Emang bener, sesama devil harus saling menghormati [wakakakkaka]. Kasian juga tuh si Shylock. Cuma gara-gara pengen bales dendam, dia pengen keadilan yang seadil-adilnya tapi malah bikin dia kehilangan semua hartanya sampe anak perempuannya. Rumit juga seh, tindakan dia juga salah. Tapi kan gak adil juga klo yang ngutangin malah kejarah abies ma negara.

Or mungkin…karena semalem yang main jadi Shylock, si Al Pacino ya? Emang ektingnya boleh bangeet. Mantaap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s