Buat Qm, temanz…

Secangkir cappucinno hangat itu memainkan peranannya dengan baik. Keharumannya menggoda gw untuk meneguknya, menikmati paduan manis dan pahit yang dia tawarkan, layaknya alur cerita dalam pertemanan.

Minggu ini banyak banget yang menggemakan kata teman. Belum lama, Pa Eries menghitung jumlah temennya di FB yang telah menembus angka 500-an. Titi, murid gw yang pernah menjabat sebagai ketua kelas di AK-4 juga menghitung temen2nya yang dah membuka lembaran baru di usia muda. Sabar non, giliran kamu pasti dateng, kuliah aja dulu yang bener…hihihihi…

Menyangkut kata yang satu ini, ada satu kutipan yang gw suka, “teman baik itu seperti bintang, kadang gak terlihat tapi kita tahu mereka selalu ada.” Tapi, apa iya begitu? Hahaha, kaya’-nya pesimisme kembali hinggap dalam pemikiran gw.

Tanpa sadar, mulai gw hubungkan segala hal dengan kata “teman” ini. Yang terlintas pertama adalah sekolah, mulai dari es de, es em pe, smea sampe masa kuliah yang gw habiskan dalam waktu yang cukup panjang. Mereka semua bertebaran kemana ya?

Beberapa orang teman es de masih bisa gw jumpai lewat jendela FB, tidak jauh berbeda dengan teman-teman es em pe-gw yang rencananya akan menggelar reuni akbar bulan depan. Beberapa orang teman smea dan kuliah pun masih cukup santer gw dengar beritanya meski lewat FB.

Ani, salah satu sohib dari masa smea yang masih rutin gw temui. Rasanya cuma dia yang masih bersedia dengerin ocehan gw selama berjam-jam tentang segala hal. Yang lainnya, idem, lewat FB tentunya. Memang situs jaringan sosial rancangan Zuckerberg n konco2nya ini mulai digemari disini. Buat gw ini cukup positif.

Uuz n Mega kembali merasakan kerumitan dunia kerja plus menikmati asiknya gajian tentunya. 2 orang temanku ini selalu setia menemani gw berkaroke ria [virus yang gw terima dari seorang inneke yang sekarang ada di negeri orang], berkelana di moll atau sekedar menikmati es teh manis sambil ngobrol ngalor-ngidul gak jelaz.

Bener juga, terkadang teman memang gak terlihat dan rasanya masih banyak nama yang pengen gw sebut beserta cerita manis-pahitnya seperti cappucino itu.

Hahaha…mulai melow deh gw. Jadi inget seorang teman yang pernah nyebut gw sebagai “melankolis yang sempurna.” Seems, I can’t argue with that now, puas?!

There’s no such thing as coincidence, jadi gw beranggapan setiap orang yang gw temui, dalam wujud apapun, teman, musuh or whatever made me see lots of things n appreciate what I have.

Damn, I’m lucky to be able to go this far, to see this much and still plenty to come.

Waah, pas banget nih! Vinol pernah kirimin gw email yang bagus, thanks ya non. Here what it says:

Two friends were walking through the desert. During some point of the journey they had an argument, and one friend slapped the other one in the face.

The one who got slapped was hurt, but without saying anything, wrote in the sand:

TODAY MY BEST FRIEND SLAPPED ME IN THE FACE.

They kept on walking until they found an oasis, where they decided to take a bath. The one who had been slapped got stuck in the mire and started drowning, but the friend saved him.

After he recovered from the near drowning, he wrote on a stone:

TODAY MY BEST FRIEND SAVED MY LIFE.

The friend who had slapped and saved his best friend asked him, “After I hurt you, you wrote in the sand and now, you write on a stone, why?”

The other friend replied “When someone hurts us we should write it down in sand where winds of forgiveness can erase it away. But, when someone does something good for us, we must engrave it in stone where no wind can ever erase it.”

LEARN TO WRITE YOUR HURTS IN THE SAND AND TO CARVE YOUR BENEFITS IN STONE.

They say it takes a minute to find a special person, an hour to appreciate them, a day to love them, but then an entire life to forget them.

Do not value the THINGS you have in your life.. But value WHO you have in your life!

Cerita ini ngena banget buat gw n gw dedikasi-in buat semua murid2 n temen2 gw, termasuk lo… menarik kan jalan yang pernah kita lewatin bareng…wakakwakka…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s